Friday, June 21, 2013

Be a better communicator






Beberapa hari yang lalu kami merayakan ulang tahun salah satu teman kami.  Seperti biasa kami berbicara mengenai pekerjaan (kadang sedih juga udah hari ultah orang kok masih membahas mengenai kerjaan kantor) tapi ya memang kami berempat berasal dari perusahaan yang sama jadi banyak hal yang bisa dibahas.  Tip komunikasi pertama carilah kesamaan untuk dapat berbicara kenalilah dunia orang yang akan kita ajak bicara.

Seperti biasa kita mulai berbicara mengapa tidak begini mengapa tidak begitu karena kami berasal dari departemen yang berbeda.  Pada intinya kami membicarakan "Price Sensitive atau tidaknya sebuah produk dan apa yang bisa dilakukan untuk menghindari Price War".  Pembicaraan sempat melenceng kemana-mana maksudnya memberikan metaphor biar yang lain bisa mengerti tetapi malah jadi muter-muter hehehehe.  Tip komunikasi kedua dalam melakukan komunikasi diperlukan metaphor atau perumpamaan yang tepat untuk menjembatani sebuah konsep, tetapi jika perumpamaan anda tidak dimengerti juga anda tidak hanya merusak konsep anda, pembicaraan jadi melenceng.

Pada dasarnya customer ada yang berbelanja karena Price, Prestige atau Relationship.  Satu teman kami menerangkan dari sisi model dunianya dimana segala sesuatu pada akhirnya ditentukan dari Price.  Istriku dan satu teman kami melihat dari sisi model dunia dimana jika service yang diberikan  memberikan kepuasaan kepada customer dan customer suka menggunakannya atas nama Prestige mereka tidak price sensitive lagi contohnya seperti tas-tas bermerk yang harganya puluhan juta , customer tidak menawar untuk membeli barang tersebut.  Jelas dari pembicaraan ini menunjukkan mereka berdiri di dunia masing-masing.  Tidak hanya itu saya menambah satu model dunia lagi dimana saya menerangkan customer yang walaupun sudah memiliki kuota persentase volume yang harus dikirimkan berdasarkan kontrak yang ada terkadang bisa berubah jika kita memiliki relationship yang baik tentunya dengan memberikan service yang konsisten sehingga customer tidak melihat Prestige atau Price tetapi melihat Relationship.
Tips komunikasi ketiga : Pandailah melihat jika pembicaraan menyebabkan sudah sampai tiga model dunia usahakan perkecil dan pada akhirnya berbicaralah di dalam satu dunia bersama.  Jika semuanya bertahan pada dunia masing-masing percaya deh pembicaraan tidak akan kemana-mana karena semua bertahan dengan posisi masing-masing dan tidak ada solusi yang ditemukan yang ada hanya alasan mengapa begini dan mengapa begitu.

Dan tip keempat untuk komunikasi yang saya pelajari di NLP adalah presupposition "Janganlah fokus pada benar atau salah tetapi yang bermanfaat".  (Tolong ya ini hanya untuk komunikasi jangan dicampurkan dengan tindakan benar atau salah, penulis juga sempat bingung pertama kali mengerti kalimat ini ada bagian yang disebut dengan ekologi untuk menyeimbangkan kalimat ini untuk sekarang kita ndak bahas bagian itu dulu).
Dengan mengerti bahwa tidak adanya absolute truth dalam komunikasi setiap orang memiliki kebenarannya masing-masing berdasarkan model dunianya, reference masa lalunya, kepercayaannya kita harus mampu melihat jika pembicaraan anda sebetulnya hanya untuk mendapatkan benar atau salah, atau anda sebetulnya berusaha mencari sebuah solusi.

Seorang komunikator handal tidak akan menjawab semua kalimat yang salah dari partner bicara kita karena salah benar tidaklah fokus dari pembicaraan yang terpenting adalah kedua pembicara sebelum memulai berbicara sudah mengerti kemana arah komunikasi dan tujuannya.  Jika dalam pembicaraan santai dalam ulang tahun salah satu manfaat komunikasi adalah mempererat hubungan persahabatan kita.  Jadi tentunya dalam berbicara jangan terlalu fokus pada benar atau salahnya pembicaraan menurut kita tetapi fokuslah pada apa sih yang ingin diceritakan oleh partner kita dunia seperti apa yang dia gambarkan, barulah kita membicarakan dunia kita.  Dengan menerima model dunia orang lain, kita mampu membagikan model dunia kita dan pada akhirnya persahabatan menjadi lebih erat sesuai dengan tujuan bermanfaat tadi.

Semoga tips berkomunikasi 1-4 tadi bermanfaat untuk anda.


Monday, June 17, 2013

Miracle

Beberapa minggu yang lalu saya berbicara dengan teman saya, mengenai iman.  Menurutku para umat jaman dulu lebih mudah memiliki iman karena begitu banyak mukjizat terjadi dari laut terbelah, air menjadi anggur, macan yang tiba2 tidak lapar lagi dan banyak lagi.  Bagaimana dengan manusia jaman sekarang terus terang tidaklah mudah mencari pohon berapi tetapi tidak terbakar.  Temanku bilang ya kalau aku punya iman karena di saat aku tidak mempercayai diriku pacarku yg kini menjadi suamiku percaya dan mau mencintai aku dan menurutnya itu mukjizat dia.  Pada saat itu aku berpikir betapa hebatnya manusia2 yg tidak menerima tanda-tanda tetapi percaya mereka mendapat iman dari mana? Lalu saya berpikir apa benar dalam hidupku tidak ada mukjizat?  Pada saat berpikir perlahan-lahan aku menarik nafas masuk ke dalam paru-paruku. Dan aku tersenyum mukjizat itu selama ini ada di dalam diri kita masing-masing.  Kenyataannya darah kita mengalir membawa oksigen yang
diproses dari paru-paru kita sudah membuktikan lebih dari cukup kalau kita ada yg memiliki dan ada yg mencintai. Jika mukjizat datang dalam bentuk yg begitu lembut di jaman sekarang ini, kepekaan lah yg kita butuhkan untuk menjawabnya dengan iman kita.  Iman yg tidak pernah mati karena mukjizat yg selalu ada di sisi kita.

Perbuatan + Percaya + Pasrah = Iman

Friday, June 7, 2013

Another useful Stationery: Post-it Flags

Pertama kali saya melihat produk ini saya langsung jatuh cinta.  Begitu banyak potensi yang bisa digunakan dari alat satu ini untuk menghemat waktu.

Beberapa contoh yang sering dilakukan menggunakan Post-it Flags

1.  Sebagai page separator/index pada buku-buku text book jadi anda tidak perlu bolak balik mencari-cari halaman anda cukup membolak balik tempat yang perlu dilakukan.  Tetapi sayangnya ini biasanya hanya waktu kuliah saja dilakukan.  Setelah kita pindah ke kehidupan kantor jarang saya melihat ada yang masih menggunakan ini untuk dokumen-dokumen hardcopy mereka seperti handbook, SOP, kontrak, Training Handout dll.

2.  Sebagai tracker progress ketika kita membaca buku.  Dengan menggunakan pemisah halaman buku yang sering terjadi bisa terjatuh dari buku, lepas pada saat membaca, dan harus dipegangin.  Dengan menggunakan Flag anda cukup meletakkan satu dan digunakan selama membaca buku.  Tidak dipungkiri banyak yang tidak mampu menyelesaikan membaca buku di era teknologi sekarang ini banyak gangguan tetapi saya yakin jika meluangkan 15 menit setiap kali kita membaca satu buku kita akan mendapatkan faedahnya juga.

3. Sebagai paragraph separator dengan menggunakan post flag kita bisa menempelkan tepat pada paragraph yang kita terakhir baca.

Dengan menggunakan Post-it Flag anda cukup meletakkan di tempat terakhir anda membaca lalu anda melanjutkan membaca halaman-halaman berikutnya jika tiba-tiba terjadi interupsi anda cukup mengambil Post-it Flag dari tempat sebelumnya dan letakkan di tempat yang baru dengan demikian anda akan melihat progress halaman yang terjadi bahkan jika anda hanya membaca 3 menit saja.
Atau
Cabut Post-it Flag tempel di bagian sampul buku dan baca terus buku anda jika tiba-tiba terjadi interupsi dan anda harus melakukan sesuatu cabut Post-it Flag dari sampul buku pasang di halaman terakhir anda membaca.

Sayangnya ini juga sering tidak terlihat di dunia kantoran, sebetulnya membaca SOP bukanlah hal yang mudah, gunakan Post-It Flag untuk menandai sampai dimana anda membaca jadi kalau boss tiba-tiba manggil kita, kita tahu dimana kita harus meneruskan membaca.  Membaca SOP berulang-ulang tidaklah menambah Value.  Bedakan antara membaca untuk mengerti dan baca untuk menghafal di kantor most of the time semuanya open book basis kok.

Hal yang sama juga terjadi ketika membaca kontrak atau legal dokumen dengan menggunakan Post-it Flag anda bisa menandai sampai ke paragraf atau pasal mana di dokumen tersebut jadi anda tidak perlu baca dari halaman teratas lagi.  Percaya deh kalau baca legal dokumen biar cuman barang setengah halaman kalau dibaca dua kali waktu yang terbuang sangat banyak.

Kelebihan lain menggunakan Post-it Flag dalam membaca buku anda bisa membaca dua, tiga buku secara simultan karena semua buku memiliki Post-it Flag masing-masing.

Jadi kalau lagi baca-baca buku mampirlah ke bagian stationery anda akan kagum dengan berbagai inovasi yang membantu penghematan waktu.