Friday, January 3, 2014

Seeing Greatness

Salah satu temanku pernah bertanya mengapa networking diperlukan?
Mungkin jawaban paling mudah adalah karena kita adalah makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri, kita membutuhkan orang lain untuk diajak bicara, tukar pikiran, curhat.  Tetapi apakah hanya itu saja?

Yang menarik dari salah satu mantan bosku dia bilang , saya menginginkan seseorang yang bisa bermain/bekerja dengan hebat dan menyadari jika orang lain bermain hebat.  Saya pikir inilah salah satu inti dari networking yang penting karena jika kita bernetwork dan kita tidak bisa menyadari kehebatan maka kita tidak akan pernah mengagumi apalagi berlatih menjadi seseorang yang kita lihat tadi.   

Those who seek greatness and able to see greatness who can model them.
Mereka yang mencari kehebatan dan mampu melihat kehebatanlah yang mampu mencontoh mereka.

Jika anda merasa diri anda belum sukses dan merasa terhambat dalam memberikan potensi diri anda, bukankah sudah saatnya anda melihat kehebatan orang lain dan mulai berkenalan serta belajar dari mereka?

Tuesday, December 10, 2013

Stress is good

Pernahkan anda melihat seorang pekerja yang begitu handal ketika dia pensiun mulai terlihat menjadi lambat mulai banyak yang tidak diingat, bahkan kurang bisa mengalami ketidaknyamanan (discomfort).  Memang betul tentunya di usia pensiun ada faktor umur, tetapi apakah hanya faktor umur yang membuat terjadi perubahan begitu cepat.  Saya ingat waktu saya kecil saya ingin jadi orang kaya biar nanti ndak usah kerja lagi biar bisa main-main ajah (namanya juga anak kecil...) , lalu mama menjawab "Ih kalau mama sih kagak mau berhenti kerja nanti jadi pikun lho apa-apa lupa, emang enak?".  Terus saya berpikir kasihan amat ya masa kerja terus, waktu itu saya belum tahu yang namanya stress kerja yang ada di pikiranku ih nggak bisa nonton TV, nggak bisa tidur-tiduran nggak bisa main game.

Ini mengingatkan salah satu boss besar di perusahaan dulu saya bekerja, ayahnya meninggal di umur 80 an ketika itu sang ayah bekerja sampai akhir hayatnya, sang anak pada waktu itu menginginkan agar nanti dia pensiun dan tidak hanya bekerja saja, nyatanya sang anak meninggal di usia 99 tahun dan di hari-hari sebelum menjelang hayatnya dia masih aktif bekerja walaupun secara struktur organisasi dia sudah mengundurkan diri.

Jadi apakah pekerjaan sebegitu buruknya?  Jika ia mengapa begitu banyak orang yang memiliki uang dan waktu tetap masih bekerja dan terus berjuang?

Mungkin jawabannya karena "Stress is good" , selama ini kita memang diajarkan stress itu bisa menyebabkan berbagai macam problem untuk manusia.  Tetapi pernahkah kita sadar banyak orang yang stress juga ketika dia tidak :
1.  Memiliki arah tujuan hidup - rasa peningkatan dalam hidup
2.  Memiliki orang, saudara, teman yang bisa dibantu - rasa kontribusi
3.  Tidak ada makhluk hidup lain yang dapat diajak bicara - rasa diperhatikan
4.  Tidak ada tantangan dalam hidup - rasa membosankan dan mudah ditebak

Kita bisa menghindari stress dengan menghindari tantangan hidup, menghindari ketidaknyamanan, menghindari target, menghindari masalah.  Pada akhirnya tidak ada satu otot dalam tubuh (termasuk otak) yang terlatih pada saat itu bagai pohon dengan daun yang siap melunglai karena tidak mampu berbuah lagi.

Jadi jika anda mendapatkan masalah dan detak jantung anda berdetak lebih kencang, muka anda menjadi merah, berkatalah "Oh yes, darah mengalir dan saatnya untuk mengatasi problem yang ada."
"Bring it on!"

Kata-kata yang sangat menarik dari Kelly McGonigal seorang Health Psychologist
"Chasing Meaning is more important than avoiding Discomfort"
"Mencari arti hidup jauh lebih penting dari menghindari ketidaknyamanan".

Blog di atas terinspirasi dari TED talk Kelly McGonigal mengenai Stress



36

Tradisi setiap tahunnya saya akan mempost satu blog pada hari ulang tahun.  Tetapi kali ini pada hari ulang tahun saya , saya sedang mengikuti training di bogor melihat teman sekaligus mentor saya mengajar team building.  Tahun ini tidak banyak yang bisa direkflesikan hanya kesibukan seorang pekerja wirausaha tidak disangka juga sudah 10 bulan dari saat saya mengatakan selamat tinggal kepada perusahaan yang praktis tempat saya bekerja, berteman dan tinggal selama 12 tahun lebih.  Jadi blog molor beberapa hari.

Hal yang ingin saya lakukan di umur 36 tahun ini

Mulai :
1. Bekerja lebih keras
2. Lebih Disiplin
3. Olahraga lagi

Stop:
1. Complaining
2. Having doubts
3. Nakutin diri sendiri :)

Continue:
1. Keep Smiling
2. Keep connecting with people, God and family.
3. Being Grateful

Tak disangka waktu bergerak begitu cepat rasanya seperti kemarin ketika saya memberikan comment kalau orang itu tua sudah mau 40 tahun, sebentar lagi saya akan 40 , saatnya saya berkata "age is just number" bukan 36 is my age ya...